5 Cara Menstimulasi Anak Agar Fasih Berbahasa Inggris

Posted on

Anak yang bilingual atau multilingual akan memiliki keunggulan di masa depan karena ecara kognitif ia memiliki performa IQ lebih tinggi dalam tes atensi, penalaran analitik, pembentukan konsep, kemampuan verbal, dan fleksibilitas berpikir.

Dalam bidang sosiokultural dia juga akan memiliki kesadaran metalinguistik lebih andal. Ia akan mampu mendeteksi kesalahan tata bahasa, dapat memahami arti, dan aturan dalam percakapan. Sedangkan dalam sisi personal, mereka yang tumbuh menjadi bilingual atau multilingual kelak memiliki kemampuan bersaing lebih tinggi dalam memperoleh pekerjaan yang lebih baik.

Demikian disampaikan psikolog Roslina Verauli, S.Psi., M.Psi. dalam talkshow bertajuk ‘How to Help Your Kids Learn English’ yang digelar EF (English First) di Pakuwon Mall Surabaya, akhir pekan lalu.

“Bahasa merupakan perilaku sosial, dibutuhkan interaksi yang aktif antara anak dan orangtua atau pendamping di sekitarnya, bukan hanya antara anak dengan gawai atau komputer,” ujar Vera, sapaan akrab Roslina, dalam keterangan pers yang diterima vemale.com. Untuk bisa mengoptimalkan penyerapan bahasa asing dalam kehidupan anak, orangtua bisa melakukan lima hal berikut:

1. Merespon bunyi-bunyi dari bayi dengan bunyi/kata.
2. Memberi perhatian dan komentar pada apa yang anak lihat.
3. Bermain social games.
4. Melibatkan anak dalam bermain pura-pura.
5. Melibatkan anak dalam percakapan sehari-hari.

Pasangan selebriti Donna Agnesia dan Darius Sinathrya dalam kesempatan yang sama menyampaikan pengalamannya selama ini membesarkan anak multilingual. “Ketiga anak kami terbiasa berkomunikasi dalam bahasa Inggris setiap hari, padahal mereka sekolah di sekolah nasional,” ujar Donna.

Donna dan Darius mengaku rajin memberikan stimulasi bagi ketiga anaknya melalui berbagai cara. “Sebisa mungkin kami mengajak mereka berkomunikasi dalam Bahasa Inggris di rumah, bermain pun dengan menggunakan Bahasa Inggris, lama-lama akhirnya anak-anak jadi terbiasa,” kata Donna.

Jika memang kamu mengalami kendala dalam penerapan ini, silakan kamu mencari bantuan dalam wujud kursus terpercaya untuk anak. Salah satunya EF yang memang sudah lama dikenal sebagai penyedia jasa kursus bahasa Inggris. EF menekankan kurikulum yang berfokus pada perkembangan anak secara individu. Caranya dengan melibatkan kegiatan belajar yang menstimulasi kemampuan anak secara lisan, tulisan, maupun kemampuan mendengarkan.

Sumber: Posthare.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *